(031) 8415492 info@sman16sby.com

SURYA.co.id | SURABAYA – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mulai digelar untuk tingkat SMA, Rabu (15/3/2017).

Dalam ujian ini, sekolah menggunakan soal-soal yang bersumber dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Provinsi Jatim dan pemerintah pusat.

Dalam ujian itu pula, sejumlah sekolah menerapkan ujian berbasis komputer. Berbeda dengan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), dalam ujian ini sekolah memiliki kontrol terhadap penerbitan soal dan dimulainya ujian.

Di SMAN 16 Surabaya misalnya, sekolah menerapkan aplikasi komputer pada setiap laptop siswa.

Aplikasi CBT exam ini sehari-hari telah digunakan untuk pembelajaran online, di antaranya untuk mengakses tugas dari guru untuk dikerjakan di rumah, hingga untuk mengakses soal-soal ulangan harian.

“Bedanya saat USBN, akses sepenuhnya ada pada pengawas. Kalau biasanya akses menerbitkan soal pada guru, sekarang aksesnya hanya pada pengawas. Jadi dimulai pagi, dua jam kemudian waktu pengerjaan dihentikan,” jelas Wakil Kepala SMAN 16, Ridwan, Rabu (15/3/2017).

Karena laptop yang dipergunakan adalah milik siswa, sehingga seluruh siswa bisa mengerjakan bersamaan. Sementara laboratorium komputer, digunakan sekolah untuk cadangan ruangan ujian.

“Kami pakai 21 ruangan, 1 ruangnya ada 20 siswa. Siswa mengerjakannya dengan login akunnya masing-masing dengan menggunakan wifi sekolah,” jelasnya.